Cara Jual Foto di Shutterstock

Buat kamu yang suka fotografi, tentu kamu punya banyak koleksi foto yang menarik. Untuk menyimpan foto-foto tersebut, tentunya kamu membutuhkan berbagai device, seperti handphone, flashdisk atau hardisk. Ribet kan? Belum lagi kapasitas memori device yang kamu punya sedikit.

Nah daripada foto-foto tersebut hanya tersimpan dan memenuhi memori handphone, flashdisk, atau harddisk kamu, alangkah lebih baik jika kamu jual foto tersebut. Pastinya akan menambah pendapatan kamu kan?

Salah satu tempat yang dapat membantu menjual foto kamu yaitu “Shutterstock”.

Apa Itu Shutterstock?

Shutterstock adalah salah satu marketplace media terbesar di dunia yang menjual berbagai macam gambar (foto), vectors, video, dan music.

Hingga saat ini, sudah banyak fotografy yang berasal dari berbagai negara menjual hasil karya mereka di Shutterstock. Foto yang dijual akan dibeli dengan lisensi menggunakan free royalty. Free royalty adalah foto bisa dibeli oleh siapapun dan lisensi utamanya tetap pada penjualnya.

Dan alasan lain kenapa banyak yang menjual foto di shutterstock karena memiliki jangkauan pasar yang luas dan banyak user yang mendaftar. Bisa dikatakan shutterstock merupakan situs mucrostock yang tingkat penjualannya sudah sangat tinggi.

Bahkan banyak juga yang menggunakan jasa shutterstock untuk menjual foto mereka.

Penghasilan Jual Foto di Shutterstock

Jika kamu ingin mengetahui berapa penghasilan yang bisa kamu dapatkan dari foto yang kamu jual, kamu bisa melihat pada tabel di bawah ini:

Sumber: Photographytalk

Shutterstock memiliki 2 macam paket dasar untuk pembeli, yaitu “Subscriber” dan “On Demand”. On demand ini dibagi menjadi 2, yaitu “On Demand dengan size Sml/Med” dan “On Demand dengan Any Size”. Diluar paket Subscription dan On Demand, ada satu paket lagi yang disebut dengan “Enhanced License Image”, ini adalah paket yang memiliki license berbeda dari license lainnya, karena license ini khusus untuk billboard, penggunaan pada merchandise, dll.

Paket harga untuk pembeli subscription akan membayar foto kamu seharga $0.25 hingga $0.38 (Rp3.500 hingga Rp5.000) . Paket harga untuk pembeli on demand (Sml dan Med) yaitu $0.81 hingga $1.24 (Rp11.000 hingga Rp17.000). Paket harga on demand any size yaitu $1.88 hingga $2.85 (Rp26.000 hingga Rp40.000). Dan untuk paket harga enhanced license image yaitu $80 hingga $120 (Rp1.124.000 hingga Rp1.600.000).

Tips Agar Foto Kamu Bisa Diterima Shutterstock

Agar foto kamu bisa lolos penilaian Shutterstock, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan:

  • Ukuran foto paling rendah 4 MP.
  • Foto berkualitas baik (tidak shake saat pengambilan foto)
  • Memiliki pencahayaan yang baik.
  • Jika di dalam foto terdapat model atau talent, lampirkan form model realese yang formatnya telah diberitahu oleh pihak shutterstock.
  • Tulis deskripsi foto dengan lengkap, jelas, dan bisa dimengerti banyak orang.

Tips Edit foto Sebelum Upload Ke Shutterstock

Bagi kamu yang ingin melakukan editing sebelum upload ke Instagram, berikut tipsnya:

  • Buka foto pada salah satu aplikasi edit foto, disini saya menggunakan Photoshop.
  • Edit dan tajamkan warnanya, biasanya saya menggunakan auto contras dan curve untuk mencerahkan warna.
  • Kamu juga bisa menggunakan fitur lain untuk membuat foto kamu semakin berkualitas.

Contoh foto sebelum di edit:

Foto setelah di edit:
contoh foto setelah di edit untuk shutterstock

Cara Jual Foto di Shutterstock

1. Daftar / Sign Up pada salah satu metode payments gateway seperti Paypal, Payoneer, atau Money Skrill. Karena hasil penjualan foto kamu nantinya akan ditransfer ke salah satu account payments gateway yang kamu gunakan.

2. Registrasikan diri kamu sebagai contributor (kontributor) di Shutterstock.

3. Isi data diri dan keterangan yang diperlukan pada laman tersebut, dan selanjutnya konfirmasikan alamat email kamu melalui link yang dikirim oleh Shutterstock.

4. Upload KTP atau passport untuk mengkonfirmasi account.

5. Setelah proses registrasi selesai, login ke akun kamu.

6. Pilih menu “Portofolio” dan klik “Upload” pada dashboard shutterstock.

cara upload foto di shutterstock

7. Upload salah satu foto yang ingin kamu jual, dan klik tombol “Next“.

upload foto dan gambar ke shutterstock

8. Masukkan tag dan Metadata

Setelah foto kamu selesai di upload, kamu juga perlu memasukkan judul (title/deskripsi), keyword (tag), dan pilih Image Type-Illustrastion, Usage, categories photos, location, dan more option atau notes untuk review jika dibutuhkan.

Isilah title/ judul foto dalam bahasa Inggris yang baik dan benar, serta deskripsi foto dengan penjelasan yang singkat, jelas, dan mudah dimengerti.

Masukkan maksimal 50 keyword, kamu bisa menggunakan keyword yang telah disediakan oleh shutterstock, atauemasukkan keyword sendiri.

cara mengisi deskripsi foto di shutterstock

Informasi ini disebut sebagai metadata, dan digunakan untuk membantu orang lain menemukan foto kamu di shutterstock.

9. Tunggu konfirmasi dari Shutterstock selama 3-4 hari. Untuk setiap foto yang telah lolos seleksi, akan langsung masuk pada website Shutterstock.

Sedangkan untuk setiap foto yang tidak lolos seleksi, akan diberikan feedback langsung oleh Shutterstock. Kamu akan mendapatkan berbagai saran atau suggest art seperti blurred, tidak fokus, resolusi kurang, dan lain-lain. Tujuannya agar foto kamu lolos seleksi (dapat diterima Shutterstock).

Demikian beberapa penjelasan mengenai cara menjual foto di shutterstock. Gampang kan? Kamu bisa langsung coba dan jangan lupa share ke teman-teman kamu ya.

Salam shutterstock!

Beli akun shutterstock banner