Dapatkan promo terbaru dengan mengisi formulir di bawah ini!

Langganan Promo Terbaru IDCopy

* indicates required

Cara Menjual Stock Video di Shutterstock

Kamu suka bikin video? Atau memiliki banyak koleksi video? Daripada video-video tersebut memenuhi device penyimpanan kamu, gimana kalau video tersebut kamu jadikan uang? Maksudnya dijual, lumayan kan menambah penghasilan kamu?

Tapi mungkin kamu bingung, dimana video saya harus dijual? Bagaimana cara melakukannya? Kamu bisa jual video kamu di salah satu marketplace terkenal dunia yang menyediakan berbagai aset digital, yakni Shutterstock.

Shutterstock adalah salah satu agency microstock yang didirikan oleh Jon Oringe pada tahun 2003 di New York. Shutterstock menyediakan berbagai stock Images, Photos, Vectors, Video, and Music. Dan hingga saat ini, sudah banyak para content creator seperti fotografer, videografer atau desainer profesional yang menjual karya terbaik mereka di Shutterstock.

Nah sebelum mengetahui cara menjual video di Shutterstock, kamu harus mengetahui beberapa kriteria berikut ini:

  • Durasi Video berkisar 5-60 detik.
  • Ukuran file video tidak lebih dari 4 GB.
  • Format Mov, Mp4, dan mpg.
  • Frame Rates dengan ukuran 23.98, 24, 25, 29.97, 30, 50, 59.94, 60
  • Shutterstock lebih menyukai Video atau footage dengan kualitas resolusi tinggi. yaitu HD dan 4K. Namun kamu masih bisa mengupload video dengan resolusi yang ditentukan oleh Shutterstock:
    • Resolusi 4K dengan ukuran pixel (4096×2160, 4096×2160, 4096×2304, 4000×2160, 3840×2160, 3996×2160, 4800×2700), ukuran ini lebih direkomendasikan Shutterstock).
    • Resolusi 2K & 2.5K dengan ukuran pixel (2048×1080, 2400×1350, 2432×1366, 2702×1520, 2704×1520).
    • Resolusi HD dengan ukuran pixel (1920×1080, 1280×720, 1440×1080), resolusi ini yang paling direkomendasikan Shutterstock).
    • Resolusi SD dengan ukuran pixel (640×480, 703×576, 720×480, 720×486, 720×576).
  • Gunakan Codec Video (format software sebagai pendukung video, Shutterstock hanya menerima Codec yang ada di rincian berikut:
    • PhotoJPEG, Non-DV progressive scanned video, gunakan 75% / high quality level.
    • MotionJPEG, Non-DV interlaced video, gunakan 75% / high quality level.
    • DVCPro- ProRes 422 / 422 HQ / 4444 , ekspor dengan tingkat kompresi yang sedikit.
    • H.264, Gunakan Kualitas terbaik.
    • PNG, Hanya untuk Video Animasi.
  • Jika kamu menggunakan handphone untuk mengambil video, perhatikan 3 hal berikut:
    • Gunakan kabel USB untuk mentransfer video ke komputer atau laptop kamu agar kualitas video tidak berkurang.
    • Gunakan kamera yang resolusi tinggi dan kamera utama.
    • Jangan gunakan kamera depan karena biasanya memiliki kualitas yang lebih rendah.
    • Video harus alami tanpa diedit.

Setelah memenuhi kriteria di atas, sekarang kita akan membahas cara mengupload video ke Shutterstock. Dikarenakan file video pada umumnya berkapasitas besar, maka kamu tidak bisa langsung mengupload video melalui situs Shutterstock. Kamu harus menggunakan bantuan pihak ketiga yaitu FTP.

Apa itu FTP?

FTP atau File Transfer Protocol adalah cara pengiriman file secara online melalui aplikasi khusus ke komputer atau server tertentu. Ada 2 aplikasi yang direkomendasikan oleh Shutterstock yaitu Filezilla (Windows dan MAC) dan Cyberduck (MAC), aplikasi tersebut dapat kamu gunakan secara gratis.

1. Download Filezilla atau Cyberduck (disini saya menggunakan Filezilla).
2. Buka aplikasi Filezilla.
3. Sambungkan ke Server FTP Shutterstock dengan mengisi:

  • Host (atau Server): ftp.shutterstock.com
  • Username: (Alamat email atau nama pengguna akun Shutterstock kamu)
  • Password: Kata sandi akun Shutterstock kamu.
  • Port: kosongkan saja.

Sumber foto: Shutterstock

Klik tombol “Quickconnect / Connect” agar terhubung ke server FTP Shutterstock.

4. Unggah file video kamu dengan cara drag and drop video kamu pada jendela bagian kanan bawah halaman FTP kamu, kamu bisa melihat pada gambar dibawah:

Sumber foto: Shutterstock

Tunggu hingga proses upload selesai.

5. Setelah proses upload selesai, login ke akun Shutterstock kamu.
6. Kamu akan menemukan video yang telah kamu upload melalui Filezilla tadi.
7. Isi metadata video dengan mengisi deskripsi (judul), kata kunci (keyword) , kategori dan kemudian submit.
8. Kemudian pihak Shutterstock akan mereview video kamu, apakah bisa ditampilkan di Shutterstock atau tidak? Jika video kamu ditolak, kamu bisa mengerjakan Feedback yang diberikan oleh Shutterstock.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat:)

Orang Telah Bertransaksi

30 menit yang lalu