Perbedaan Adobe Stock dan Shutterstock

Pada tahun 2015, perusahaan Adobe merilis Adobe Stock sebagai situs penjualan foto microstock. Dan Shutterstock menjadi pesaing terberat Adobe Stock karena telah lama menjadi industri fotografi microstock (semenjak tahun 2003).

Nah sekarang, Adobe Stock atau Shutterstock menggunakan konsep model bisnis yang hampir sama. Sehingga banyak para fotografer yang memanfaatkannya untuk menjual foto, ilustrasi dan juga footage atau video.

Kedua situs ini juga menawarkan opsi pembelian. Pada Adobe Stock, konsumen dapat membeli gambar tanpa harus menjadi pelanggan. Tetapi, mereka perlu membayar lebih jika memilih metode ini. Sedangkan Shutterstock juga menawarkan opsi pembelian On Demand bagi konsumen.

Lalu apa perbedaan antara Adobe Stock dan Shutterstock?

1. Proses Registrasi

Sebelum menjual foto di Adobe Stock atau Shutterstock, terlebih dahulu kamu perlu melakukan pendaftaran (registrasi) terlebih dahulu. Proses pendaftaran akun di Shutterstock membutuhkan paspor agar dapat disetujui. Namun Tahun 2018 yang lalu proses pendaftaran Shutterstock sudah tanpa paspor.

Sedangkan proses pendaftaran di Adobe Stock tidak menerapkan persyaratan yang rumit untuk membuat akun. Kamu dapat mulai menjual foto menggunakan akun Adobe ID kamu.

2. Opsi Pembelian

Sebelum menjual foto, terlebih dahulu kamu perlu memahami opsi pembelian pada Adobe Stock dan Shutterstock. Dengan memahami opsi pembelian, kamu akan memahami bagaimana foto kamu akan dijual.

Adobe Stock dan Shutterstock menawarkan paket berlangganan yang cukup serupa. Paket berlangganan termurah yang ditawarkan oleh Adobe Stock adalah $29,99 (Rp42.634) per bulan. Paket ini memungkinkan konsumen untuk mengunduh 10 konten per bulan ($3 (Rp42.648) per aset).

Sedangkan paket berlangganan termurah yang ditawarkan oleh Shutterstock adalah $29 (Rp412.264) per bulan, konsumen dapat mengunduh 10 konten per bulan. Hampir sama dengan Adobe Stock, tetapi kamu harus berkomitmen untuk kontrak selama setahun. Jika kamu memilih berlangganan bulanan, kamu harus membayar $49 (Rp696.584) per bulan untuk jumlah unduhan yang sama.

Adobe Stock memungkinkan konsumen untuk membeli aset secara individual tanpa harus menjadi pelanggan Adobe Stock. Tetapi, mereka harus membayar lebih tinggi. Misalnya, setiap foto dihargai $79,99 (Rp1.137.137). Harga ini sudah termasuk perpanjangan lisensi. Jika kamu memilih opsi berlangganan, kamu hanya akan mendapatkan lisensi standar. Dan di Shutterstock, konsumen tidak memiliki kesempatan untuk membeli konten secara individual.

3. Komisi dan Metode Pembayaran

Adobe Stock menawarkan royalti kompetitif sebesar 33% untuk gambar dan 35% untuk video. Untuk metode pembayaran, Adobe Stock menerima Paypal dan Skrill dengan batas minimum $50 (Rp710.800).

Namun, Shutterstock menawarkan tingkat komisi yang lebih rendah daripada Adobe Stock. Kontributor baru akan mendapatkan 20% dari setiap foto yang diunduh. Untuk metode pembayaran, Shutterstock menerima Payoneer, Paypal, Skrill, dan cek bank dengan pembayaran minimum yang dapat kamu tentukan sendiri.

Kelebihan Adobe Stock

  • Proses pendaftaran (registrasi)lebih mudah.
  • Memungkinkan konsumen membeli foto tanpa harus melakukan pendaftaran.
  • Presentasi komisi yang ditawarkan lebih tinggi dibandingkan Shutterstock.
  • Terintegrasi dengan program Cloud Creative Adobe terkenal lainnya, misalnya Lightroom.

Kekurangan Adobe Stock

  • Harga penjualan yang lebih mahal menjadikan tingkat penjualan yang lebih sedikit dibandingkan Shutterstock.
  • Beberapa lisensi online tidak tersedia di wilayah tertentu.

Kelebihan Shutterstock

  • Menawarkan paket penjualan yang lebih bervariatif.
  • Harga penjualan yang ditawarkan kepada konsumen lebih murah sehingga membantu kamu menjual foto dengan mudah.
  • Metode pembayaran yang disediakan juga bervariatif.
  • Konsumen bisa membeli foto atau video dengan mudah tanpa batasan wilayah.

Kekurangan Shutterstock

  • Jika dilihat dari segi komisi, Shutterstock menawarkan komisi yang lebih rendah dibandingkan Adobe Stock.

Nah itulah beberapa perbedaan serta kelebihan dan kekurangan Adobe Stock dan Shutterstock. Kira-kira kamu akan menjual hasil karya kamu dimana? Pahami lebih baik lagi ya, semoga bermanfaat dan sukses selalu 🙂

Beli akun shutterstock banner