Tips Aman Menggunakan Zoom Untuk Meeting

Pandemi yang terjadi saat ini, menjadikan banyak orang kesulitan untuk bertemu. Hal ini dikarenakan adanya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Social Distancing. Banyak perusahaan atau lembaga pendidikan yang mengharuskan para pekerja dan para pelajar untuk Work From Home dan belajar online.

Zoom menjadi salah satu aplikasi telekonferensi video yang saat ini banyak digunakan. Aplikasi pertemuan online ini menjadi andalan untuk bisa terus bekerja dengan tim walaupun #dirumah aja.

Namun, belakangan ini kita diramaikan dengan Zoombombing. Zoombombing adalah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan aksi penyusupan di tengah telekonferensi yang dilakukan lewat aplikasi Zoom.

Aksi ini dapat mengganggu jalannya telekonferensi dengan membagikan konten tidak senonoh atau mengancam para peserta telekonferensi tersebut.

Untuk mengatasi hal tersebut, ada 6 tips aman menggunakan zoom sebelum melakukan meeting.

1. Gunakan Aplikasi Terbaru

Untuk meningkatkan keamanan dan fitur terbaru untuk para pengguna, Zoom selalu melakukan upgrade terhadap aplikasi mereka. Hal ini juga menjadi salah satu cara zoom untuk menghindari terjadinya zoombombing.

Maka dari itu, sebelum melakukan meeting, pastikan aplikasi yang kamu gunakan sudah di update (sudah menggunakan versi terbaru).

2. Gunakan Fitur Waiting Room (Ruang Tunggu)

Untuk menghindari zoombombing, kamu juga perlu menggunakan fitur waiting room. Fitur ini digunakan ketika ada peserta yang ingin bergabung, maka admin harus melakukan konfirmasi terlebih dahulu. Sehingga tidak sembarangan orang bisa masuk pada meeting tersebut.

Untuk mengaktifkan fitur ini, caranya juga sangat mudah.

  • Pilih menu setting pada akun zoom kamu.
  • Klik menu “Meeting”.
  • Lalu aktifkan “Waiting Room”.

3. Gunakan Fitur Lock Meeting

Zoom juga menyediakan fitur lock meeting yang dapat membatasi jumlah peserta yang ingin mengikuti meeting. Jika semua peserta sudah hadir, kunci dengan fitur ini, sehingga tidak ada lagi yang bisa bergabung dengan meeting tersebut.

Fitur ini dapat kamu temukan ketika meeting sudah berlangsung. Kamu bisa menemukan tombol “Security” di bagian bawah layar dan klik “Lock Room” dari deretan pop-up menu yang muncul.

4. Matikan Fitur yang Tidak Digunakan

Zoom menyediakan berbagai fitur yang digunakan untuk berkomunikasi saat meeting. Akan tetapi, fitur ini juga memungkinkan penyelinap untuk masuk ke meeting tersebut dan mengganggu peserta meeting.

Maka dari itu, jika kamu bertindak sebagai host atau meeting organizer, matikan fitur-fitur ini jika tidak diperlukan.

  • Private Chat.
  • Screen Sharing.
  • Attendee Speaking (mute everyone’s mic).
  • Annotations.
  • File Sharing.
  • Virtual background.

Fitur-fitur tersebut bisa kamu temukan di menu settings akun zoom kamu.

5. Jangan Sembarangan Membagikan Tautan

Saat membagikan link (tautan) meeting kepada tim atau teman-teman kamu, jangan sembarangan memberikan tautan untuk umum, misalnya melalui status di social media. Jika sembarangan membagikan tautan, maka akan ada peluang terjadinya zoombombing saat meeting berlangsung.

Cukup bagikan link tautan pada group kerja yang bersifat tertutup atau membagikan mengirim link kepada masing-masing peserta secara personal.

6. Jangan Gunakan PMI Untuk Public Meeting

Masing-masing akun memiliki Personal Meeting ID (PMI) yang di setting secara default. PMI inilah yang kamu gunakan untuk masuk dan melakukan meeting. Jika ada orang lain yang mengetahui PMI kamu, ia bisa menggunakannya untuk mengikuti meeting tertentu.

Oleh karena itu, alangkah lebih baik jika kamu menggunakan PMI tersebut untuk private meeting. Dan ketika melakukan public meeting, matikan default PMI akun kamu. Begini cara melakukannya.

  • Pilih menu “Setting”.
  • Klik pengaturan “Schedule Meeting”.
  • Dan mematikan tombol default PMI kamu.

Nah itulah 6 tips yang bisa kamu lakukan untuk menjaga keamanan saat meeting dan menghindari terjadinya zoombombing. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat ya.

Beli akun zoom banner