Cara Membuat dan Menjual Template Canva: Panduan Lengkap untuk Pemula
Pernah kepikiran punya penghasilan dari desain, tapi merasa belum jago desain grafis? Tenang, sekarang siapapun bisa mulai lewat Canva. Dengan fitur yang simpel dan user-friendly, cara membuat template di Canva jadi jauh lebih mudah, bahkan untuk pemula sekalipun.
Di artikel ini, kamu akan dipandu langkah demi langkah tentang cara membuat template di Canva, mulai dari memilih elemen desain, mengatur layout agar rapi dan enak dilihat, sampai cara upload dan membagikan template supaya siap dijual. Cocok banget buat kamu yang ingin mulai side hustle kreatif tanpa ribet!
Contents
- 1 Cara Membuat Template di Canva untuk Pemula
- 1.1 1. Pahami Siapa Target Penggunanya
- 1.2 2. Buat Layout yang Rapi dan Mudah Diedit
- 1.3 3. Gunakan Font dan Warna yang Terlihat Profesional
- 1.4 4. Pilih Elemen dan Ikon yang Tepat Guna
- 1.5 5. Sediakan Beberapa Ukuran Sekaligus
- 1.6 6. Tambahkan Panduan Singkat di Dalam Template
- 1.7 7. Gunakan Link Template yang Aman
- 1.8 8. Buat Preview Produk yang Menarik
- 2 Cara Upload dan Share Template Canva agar Bisa Dijual
- 3 Tips Agar Template Canva Terlihat Premium dan Laris
- 4 Siap Untuk Memulai dan Menghasilkan Uang dari Canva?
Cara Membuat Template di Canva untuk Pemula
Banyak orang mengira bikin template di Canva itu cuma soal desain yang bagus. Padahal, supaya template benar-benar dipakai dan bahkan laku dijual, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan. Mulai dari siapa yang akan memakai template tersebut, sampai bagaimana cara menyajikannya agar mudah digunakan.
1. Pahami Siapa Target Penggunanya
Langkah awal dalam cara membuat template di Canva adalah menentukan siapa yang akan memakai desainmu. Setiap target punya kebutuhan yang berbeda. Desain untuk UMKM tentu beda dengan template presentasi pelatihan atau planner digital.
Dengan fokus ke satu niche, kamu bisa lebih mudah menentukan gaya visual, warna, dan jenis konten yang sesuai. Riset kecil lewat review atau komentar pembeli juga bisa membantu memahami apa yang sedang dibutuhkan pasar.
2. Buat Layout yang Rapi dan Mudah Diedit
Template yang bagus bukan cuma enak dilihat, tapi juga gampang digunakan. Pastikan jarak antar elemen cukup, tidak terlalu padat, dan susunannya rapi.
Gunakan grid agar tata letaknya konsisten dan batasi jumlah font supaya tidak membingungkan. Semakin mudah template diedit, semakin besar peluang pembeli puas.
3. Gunakan Font dan Warna yang Terlihat Profesional
Pemilihan font dan warna sangat memengaruhi kesan desain. Hindari font yang terlalu dekoratif untuk teks utama dan pilih warna yang nyaman di mata.
Gunakan kombinasi warna yang selaras dan simpan paletnya agar bisa dipakai ulang. Warna dan font yang tepat akan membuat template terlihat lebih premium.
4. Pilih Elemen dan Ikon yang Tepat Guna
Canva menyediakan banyak elemen menarik, tapi jangan asal pakai. Pilih ikon dan ilustrasi yang satu gaya dan relevan dengan isi desain.
Elemen seharusnya membantu memperjelas pesan, bukan malah mengalihkan perhatian. Desain yang sederhana justru sering terlihat lebih profesional.
5. Sediakan Beberapa Ukuran Sekaligus
Nilai jual template akan meningkat jika bisa digunakan di berbagai format. Manfaatkan fitur resize untuk membuat satu desain dalam beberapa ukuran, seperti feed dan story Instagram. Ini memberi kesan bahwa produkmu lebih lengkap dan fleksibel.
6. Tambahkan Panduan Singkat di Dalam Template
Tidak semua pembeli langsung paham cara edit di Canva. Menyertakan petunjuk singkat seperti “ganti teks di sini” atau satu slide panduan akan sangat membantu.
Hal kecil ini bisa meningkatkan pengalaman pengguna dan membuat template kamu lebih disukai.
7. Gunakan Link Template yang Aman
Saat membagikan template, gunakan fitur “Use as Template” agar desain aslimu tidak berubah. Pastikan link sudah diuji sebelum dibagikan ke pembeli. Pengelolaan link yang rapi penting agar tidak terjadi kesalahan saat penjualan.
8. Buat Preview Produk yang Menarik
Preview adalah kesan pertama bagi calon pembeli. Tampilkan contoh penggunaan template dengan mockup yang rapi dan jelas. Tambahkan informasi singkat agar pembeli langsung paham isi produk yang ditawarkan.
Setelah capek-capek bikin desain, tentu sayang banget kalau template Canva kamu belum siap dibagikan dan dijual. Nah, di tahap ini, yang paling penting adalah memastikan template tersimpan rapi dan bisa dibagikan dengan cara yang aman.
A. Masuk ke Akun Canva Pro
Langkah pertama, pastikan kamu login ke akun Canva Pro. Akun Pro memudahkan kamu menyimpan template, mengelola folder, dan membagikannya dengan fitur yang lebih lengkap.
Kalau serius mau jualan template, beli Canva Pro sangat disarankan supaya kerja jadi lebih rapi dan profesional.
B. Ketuk Tanda “+” untuk Membuat Desain Baru
Setelah masuk, klik atau ketuk ikon “+” untuk mulai membuat desain baru. Di sini kamu bisa memilih jenis desain sesuai kebutuhan, misalnya Instagram post, story, presentasi, atau ukuran custom. Ini jadi awal dari template yang nantinya akan kamu jual.
C. Buat dan Selesaikan Desain Template
Mulai susun desain sesuai konsep yang sudah kamu rencanakan. Pastikan semua elemen rapi, teks mudah diganti, dan layout tidak terlalu penuh.
Sebelum lanjut ke tahap upload dan share, cek ulang desain kamu supaya benar-benar siap digunakan oleh orang lain.
D. Simpan ke Templat Merek (Brand Templates)
Kalau desain sudah jadi, klik menu Bagikan, lalu pilih Templat Merek. Setelah itu, tentukan folder tempat template akan disimpan.
Dengan cara ini, template kamu akan tersimpan rapi dan mudah ditemukan kapan saja, apalagi kalau nanti jumlah desainmu makin banyak.
E. Temukan Template di Menu Proyek
Untuk melihat kembali template yang sudah disimpan, masuk ke menu Proyek. Di sana, kamu bisa menemukan semua desain dan template yang pernah kamu buat.
Dari sini, kamu juga bisa mengambil link template untuk dibagikan ke pembeli atau diunggah ke marketplace.
Tips Agar Template Canva Terlihat Premium dan Laris
Punya template Canva yang bagus saja belum tentu langsung laku. Biar desain kamu terlihat premium dan bikin orang tertarik beli, ada beberapa trik sederhana tapi penting yang bisa kamu terapkan. Tenang, tips ini cocok banget buat pemula dan gampang dipraktikkan.
1. Pilih Warna yang Konsisten
Gunakan 2–4 warna utama saja agar desain terlihat rapi dan profesional. Hindari terlalu banyak warna yang bikin pusing.
2. Gunakan Font yang Mudah Dibaca
Kombinasikan maksimal 2–3 font. Biasanya 1 untuk judul, 1 untuk isi. Simpel tapi kelihatan mahal.
3. Perhatikan Spasi & Layout
Jangan terlalu penuh. Beri jarak antar elemen supaya desain lebih enak dilihat.
4. Pakai Elemen yang Relevan
Ikon, ilustrasi, atau shape harus sesuai tema. Jangan asal lucu tapi nggak nyambung sama konten.
5. Buat Desain yang Mudah Diedit
Pembeli suka template yang tinggal ganti teks & foto tanpa ribet. Jangan terlalu kompleks.
6. Sesuaikan dengan Target Pengguna
Template untuk UMKM, guru, atau content creator pasti beda gaya. Fokus ke satu niche biar lebih tepat sasaran.
Siap Untuk Memulai dan Menghasilkan Uang dari Canva?
Belajar cara membuat template di Canva bukan hanya soal mendesain, tapi juga soal memahami kebutuhan pasar dan menyajikan tampilan yang bernilai jual. Dengan tips di atas, template buatanmu bisa terlihat lebih premium dan menarik di mata calon pembeli.
IDCopy hadir sebagai solusi praktis buat kamu yang ingin menikmati akun premium tanpa ribet dan tanpa biaya mahal. Buat kamu yang ingin upgrade ke Canva Teams atau sedang mencari tempat beli Canva untuk bisnis, IDCopy jadi pilihan tepat karena prosesnya mudah, aman, dan cepat.
Keunggulan IDCopy ada pada kemudahannya dalam transaksi. Kamu bisa membeli dan menggunakan akun premium tanpa kartu kredit, jadi lebih aman dan nyaman, terutama buat pelaku UMKM, freelancer, atau tim bisnis kecil.
Dengan layanan yang ramah dan harga bersahabat, IDCopy jadi partner terbaik untuk bantu bisnis kamu tampil lebih profesional tanpa bikin budget jebol. Yuk beli akun premium sekarang juga!

