Claude Fable 5 Akhirnya Kembali, Setelah Sempat “Menghilang” 19 Hari

Bayangkan sebuah mobil sport tercanggih yang baru saja diluncurkan dengan segala pujian, lalu tiba-tiba ditarik kembali oleh pabrikan hanya tiga hari setelah dijual. Itulah kurang lebih yang terjadi pada Claude Fable 5, model kecerdasan buatan (AI) paling canggih yang pernah dirilis Anthropic ke publik. Setelah drama regulasi yang melibatkan pemerintah Amerika Serikat, model ini akhirnya kembali bisa diakses pengguna di seluruh dunia mulai 1 Juli 2026.

Bagi Anda yang bekerja di bidang pengembangan software, riset, atau pekerjaan berbasis pengetahuan lainnya, kabar ini penting untuk disimak. Berikut kronologi lengkapnya, apa yang berubah, dan bagaimana Anda bisa mulai menggunakannya tanpa ribet urusan pembayaran internasional.

Awal Mula: Peluncuran yang Disambut Meriah

Pada 9 Juni 2026, Anthropic memperkenalkan dua model sekaligus: Claude Fable 5 dan Claude Mythos 5. Keduanya merupakan model generasi kelima Anthropic dan masuk dalam kategori baru yang disebut “Mythos-class” — tingkatan yang berada di atas Claude Opus dalam hal kemampuan. Fable 5 dirancang untuk pekerjaan yang ambisius dan berjangka panjang: migrasi kode berskala besar, riset ilmiah, analisis dokumen kompleks, hingga tugas agentic yang bisa berjalan otonom selama berhari-hari.

Klaim performanya pun tidak main-main. Salah satu contoh yang banyak dikutip adalah pengalaman Stripe, yang melaporkan bahwa Fable 5 mampu memampatkan proyek migrasi kode besar-besaran pada basis kode Ruby sepanjang 50 juta baris menjadi hanya satu hari kerja — pekerjaan yang secara manual diperkirakan memakan waktu lebih dari dua bulan oleh satu tim penuh. Fable 5 juga diklaim menjadi model terdepan pada berbagai benchmark industri, termasuk untuk tugas coding, riset keuangan, dan pemahaman visual seperti membaca diagram dan tabel dari dokumen.

Sementara itu, Claude Mythos 5 — yang menggunakan model dasar sama dengan Fable 5 namun dengan sebagian pengaman dilonggarkan — awalnya hanya disediakan bagi kelompok terbatas pembela keamanan siber melalui program bernama Project Glasswing, hasil kolaborasi dengan pemerintah AS.

Drama Tiga Hari Kemudian: Penangguhan Mendadak

Kegembiraan itu tidak berlangsung lama. Hanya tiga hari setelah peluncuran, tepatnya pada 12 Juni 2026, pemerintah AS melalui Departemen Perdagangan mengeluarkan arahan kontrol ekspor yang mewajibkan Anthropic membatasi akses Fable 5 dan Mythos 5 bagi warga negara asing, baik yang berada di dalam maupun luar wilayah AS.

Masalahnya, aturan ini berlaku seketika, sementara Anthropic tidak memiliki cara yang andal untuk memverifikasi kewarganegaraan pengguna secara real-time. Alih-alih mengambil risiko pelanggaran, Anthropic memilih langkah drastis: menonaktifkan akses ke kedua model tersebut untuk seluruh pengguna di dunia, tanpa terkecuali.

Pemicu di balik kontrol ekspor ini adalah temuan tim riset keamanan siber Amazon, yang berhasil menemukan cara membuat Fable 5 mengidentifikasi sejumlah celah keamanan software, bahkan dalam satu kasus menghasilkan kode yang menunjukkan cara mengeksploitasi celah tersebut — sebuah teknik yang dikenal sebagai “jailbreak” dalam dunia AI.

Anthropic kemudian bekerja sama dengan pemerintah dan pihak terkait, termasuk Amazon sendiri, untuk menganalisis temuan ini. Hasilnya menarik: pengujian internal Anthropic menunjukkan bahwa model-model lain yang jauh lebih ringan sekalipun — termasuk Claude Opus 4.8, GPT-5.5, dan Kimi K2.7 — ternyata mampu mengidentifikasi celah keamanan yang sama. Bahkan untuk demonstrasi eksploitasi satu celah spesifik, hampir semua model yang diuji, termasuk Claude Haiku 4.5 dan Sonnet 4.6, bisa menghasilkan hal serupa.

Titik Balik: Pemulihan Bertahap

Proses pemulihan berjalan bertahap. Pada 26 Juni 2026, pemerintah AS mengizinkan Anthropic memulihkan akses Mythos 5 untuk sekitar 100 organisasi tepercaya di AS yang tergabung dalam Project Glasswing. Empat hari berselang, pada 30 Juni 2026, Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick resmi mencabut kewajiban lisensi ekspor untuk kedua model tersebut.

Anthropic pun mengumumkan bahwa Fable 5 akan kembali tersedia secara global mulai keesokan harinya, 1 Juli 2026, di Claude.ai, Claude Platform, Claude Code, dan Claude Cowork. Akses melalui Amazon Web Services, Google Cloud, dan Microsoft Foundry menyusul secepat mungkin, meski belum ada jadwal pasti untuk platform-platform tersebut.

Apa yang Berubah Setelah Kembali?

Yang menarik, harga dan kebijakan dasar Fable 5 tidak berubah sama sekali dari sebelum penangguhan: tetap dibanderol 10 dolar AS per juta token input dan 50 dolar AS per juta token output, dengan kewajiban retensi data selama 30 hari untuk keperluan pemantauan keamanan.

Yang berubah adalah lapisan pengamanannya. Anthropic melatih ulang classifier keamanan yang secara khusus menyasar teknik jailbreak yang dilaporkan Amazon, dan mengklaim mampu memblokir lebih dari 99 persen upaya serupa. Konsekuensinya, filter yang lebih ketat ini juga berpotensi menandai lebih banyak permintaan coding dan debugging yang sebenarnya wajar, lalu mengalihkannya ke Claude Opus 4.8 sebagai model cadangan — tanpa dikenakan biaya harga Fable untuk permintaan yang dialihkan tersebut.

Untuk pengguna paket Pro, Max, Team, dan sejumlah paket Enterprise tertentu, Anthropic memberikan kuota penggunaan Fable 5 hingga 50 persen dari limit mingguan sampai 7 Juli 2026. Setelah tanggal tersebut, akses berikutnya akan menggunakan sistem kredit penggunaan terpisah. Adapun Claude Mythos 5 tetap eksklusif untuk organisasi melalui Project Glasswing, dan Anthropic menyatakan akan terus bekerja sama dengan pemerintah AS untuk memperluas akses model ini ke lebih banyak mitra domestik maupun internasional.

Kenapa Ini Penting Bagi Anda

Insiden ini menjadi pengingat penting: dunia AI generasi terbaru kini semakin erat kaitannya dengan regulasi pemerintah, terutama untuk model-model paling canggih yang punya potensi dwiguna (dual-use) di bidang keamanan siber. Namun di sisi lain, kembalinya Fable 5 juga membuktikan bahwa Anthropic serius menjaga kualitas dan keamanan produknya, bahkan rela menghentikan sementara model andalan demi memastikan tidak disalahgunakan.

Bagi Anda yang bekerja dengan proyek coding kompleks, riset mendalam, atau pekerjaan pengetahuan berskala besar, Fable 5 kini menjadi salah satu pilihan model AI paling mumpuni yang bisa langsung Anda coba. Kemampuannya menangani tugas jangka panjang secara otonom, memahami dokumen visual seperti diagram dan tabel, serta mengoreksi pekerjaannya sendiri, menjadikannya alat kerja yang layak dipertimbangkan serius, baik untuk kebutuhan individu maupun tim.

Mulai Gunakan Claude Tanpa Ribet Lewat IDCopy

Tidak perlu pusing memikirkan kartu kredit internasional atau kurs dolar yang naik turun untuk mulai memakai Claude. Melalui IDCopy, Anda bisa berlangganan paket Claude — termasuk akses ke model-model terbaru Anthropic — dengan pembayaran dalam Rupiah lewat transfer bank, e-wallet, hingga PayLater Kredivo yang praktis dicicil.

Ditambah dukungan pelanggan berbahasa Indonesia, IDCopy menjadi kanal lokal yang memudahkan Anda menikmati teknologi AI terdepan tanpa hambatan pembayaran lintas negara. Berlangganan Claude sekarang via IDCopy dan mulai eksplorasi kemampuan model AI tercanggih untuk pekerjaan Anda hari ini.

Semua

Premium

x