Mencoba Fitur ‘My Notes’ di Zoom: Temuan Menarik yang Perlu Anda Ketahui
Rapat virtual sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari rutinitas kerja modern. Di tengah padatnya jadwal pertemuan daring, satu tantangan yang kerap muncul adalah bagaimana mencatat poin-poin penting secara efisien tanpa kehilangan fokus pada jalannya diskusi. Zoom, sebagai salah satu platform konferensi video terpopuler, menjawab tantangan ini dengan menghadirkan fitur My Notes — sebuah alat berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk membantu pengguna mencatat dan merangkum isi rapat secara otomatis.
Kami telah mencoba fitur ini secara langsung dalam beberapa skenario penggunaan yang berbeda, dan hasilnya cukup mengejutkan — baik dalam hal kemudahan penggunaan maupun fleksibilitas yang ditawarkan. Berikut adalah temuan lengkap kami.
Contents
Apa Itu Fitur ‘My Notes’ di Zoom?
My Notes adalah fitur AI yang terintegrasi dalam platform Zoom, yang memungkinkan pengguna untuk merekam dan menyimpan catatan percakapan secara otomatis selama sesi berlangsung. Fitur ini bekerja dengan cara menangkap audio dari percakapan, mengubahnya menjadi teks (transkripsi), lalu menyusun poin-poin penting dari percakapan tersebut. Semua catatan tersimpan langsung di akun Zoom pengguna dan dapat diakses kapan saja setelah sesi selesai.
Fitur ini merupakan bagian dari ekosistem Zoom AI Companion — suite alat kecerdasan buatan yang terus dikembangkan Zoom untuk meningkatkan produktivitas pengguna dalam ekosistem kerja hybrid.
Langkah Pertama yang Krusial: Pengaturan Mikrofon
Hal pertama yang kami pelajari — dan ini penting untuk diperhatikan sejak awal — adalah bahwa kualitas catatan yang dihasilkan oleh My Notes sangat bergantung pada kualitas input audio yang diterima sistem.
Pastikan mikrofon yang Anda pilih dalam pengaturan Zoom adalah mikrofon yang sama dengan yang Anda gunakan saat berbicara dalam rapat. Kesalahan sederhana seperti sistem menangkap audio dari mikrofon bawaan laptop sementara Anda menggunakan headset eksternal dapat mengakibatkan hasil transkripsi yang tidak akurat, penuh kesalahan ejaan, atau bahkan terputus-putus.
Cara memastikan pengaturan mikrofon sudah benar:
- Buka aplikasi Zoom, lalu masuk ke Settings (Pengaturan).
- Pilih menu Audio.
- Pada bagian Microphone, pilih perangkat input yang sedang aktif digunakan.
- Gunakan tombol Test Mic untuk memverifikasi bahwa Zoom menangkap suara dari sumber yang tepat.
Atau bisa langsung melalui My notes dengan cara:
- Buka aplikasi Zoom, lalu buka fitur My Notes
- Masuk ke Settings (ikon gear)
- Pada opsi Microphone, pilih perangkat yang aktif digunakan
Langkah ini terkesan sepele, tetapi memiliki dampak yang sangat besar terhadap akurasi keseluruhan catatan yang dihasilkan. Dalam pengujian kami, ketika mikrofon disetel dengan benar, hasil transkripsi mencapai tingkat akurasi yang jauh lebih tinggi dibandingkan saat pengaturan dibiarkan pada mode default.
Pengaturan Bahasa: Kunci Akurasi Transkripsi
Temuan kedua yang kami anggap sangat penting adalah pengaturan bahasa. My Notes mendukung beberapa bahasa, dan sistem perlu diberitahu terlebih dahulu bahasa apa yang akan digunakan dalam percakapan agar proses pengenalan suara berjalan optimal.
Jika Anda menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa utama dalam rapat, pastikan pengaturan bahasa sudah disesuaikan. Tanpa konfigurasi yang tepat, sistem AI cenderung memproses audio berdasarkan bahasa default (biasanya Bahasa Inggris), yang mengakibatkan transkripsi yang kacau dan tidak terbaca.
Cara mengubah pengaturan bahasa melalui My Notes:
- Masuk ke Settings di My Notes (ikon gear).
- Cari opsi Transcription language.
- Sesuaikan bahasa transkripsi dengan bahasa yang digunakan selama rapat.
Dalam pengujian kami menggunakan Bahasa Indonesia, hasilnya cukup memuaskan setelah bahasa disetel dengan benar. Meskipun beberapa istilah teknis dan nama khusus masih sesekali kurang tepat, pemahaman umum atas isi percakapan tetap terjaga dengan baik.
Merangkum Hasil Rapat dengan Sekali Klik
Ini adalah fitur yang paling kami sukai dari My Notes. Setelah sesi rapat selesai dan catatan tersimpan, Zoom menyediakan opsi untuk merangkum seluruh isi pertemuan hanya dengan satu klik.
Ringkasan yang dihasilkan tidak sekadar kumpulan kalimat acak — sistem AI menyusunnya secara terstruktur, mencakup:
- Topik utama yang dibahas dalam rapat.
- Keputusan yang diambil selama diskusi.
- Tindak lanjut (action items) yang perlu dilakukan oleh peserta rapat.
Bagi tim yang sering mengadakan rapat panjang, kemampuan ini sungguh menghemat waktu. Alih-alih harus membaca ulang seluruh transkripsi yang bisa mencapai ratusan baris, ringkasan otomatis ini memungkinkan siapa pun — termasuk peserta yang tidak hadir — untuk memahami inti pertemuan dalam hitungan menit.
Dalam pengujian kami pada rapat tim selama sekitar 45 menit, ringkasan yang dihasilkan berhasil menangkap semua poin keputusan utama dengan akurat. Ini adalah nilai tambah yang nyata, terutama untuk keperluan dokumentasi dan pelaporan internal.
Temuan Mengejutkan: My Notes Bekerja di Luar Aplikasi Zoom
Inilah bagian yang paling mengejutkan dari seluruh pengujian kami — dan mungkin belum banyak diketahui oleh pengguna Zoom pada umumnya.
Fitur My Notes ternyata tidak terbatas pada sesi rapat Zoom saja. Kami mencoba mengaktifkan My Notes saat memutar video di YouTube melalui browser di perangkat yang sama, dan hasilnya: sistem tetap mampu menangkap dan mencatat audio dari video tersebut menggunakan microphone bawaan laptop.
Kami mengujinya pada dua jenis konten:
1. Video Podcast My Notes berhasil merekam dialog antarpembicara dalam format podcast dengan cukup baik. Poin-poin diskusi, pendapat narasumber, hingga rekomendasi yang disebutkan dalam podcast berhasil dicatat secara otomatis. Ini sangat berguna bagi mereka yang ingin mendokumentasikan insight dari podcast tanpa harus mencatat secara manual. Namun jika lebih dari satu orang berbicara bersamaan di satu waktu maka My Notes akan kesulitan untuk menangkap alur pembicaraan.
2. Video Dokumenter Pada video dokumenter, My Notes juga mampu menangkap narasi yang diucapkan oleh narator. Hasilnya lebih linier dibandingkan podcast karena alur bicaranya lebih teratur, sehingga ringkasan yang dihasilkan pun lebih mudah dipahami.
Tentu ada catatan penting di sini: kualitas hasil sangat bergantung pada kejernihan audio video yang diputar. Video dengan kualitas audio rendah, banyak musik latar, atau efek suara yang dominan akan menghasilkan transkripsi yang kurang akurat.
Penemuan ini membuka kemungkinan penggunaan yang lebih luas dari My Notes — tidak hanya sebagai alat bantu rapat, tetapi juga sebagai asisten pencatat konten audio-visual secara umum.
Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan
Meskipun fitur My Notes terbukti berguna, ada beberapa hal yang perlu digarisbawahi:
- Privasi: Penggunaan fitur AI yang menangkap dan memproses audio perlu memperhatikan aspek privasi, terutama dalam rapat yang membahas informasi sensitif. Pastikan seluruh peserta rapat mengetahui bahwa sesi sedang direkam dan diproses oleh AI.
- Koneksi internet: Fitur ini membutuhkan koneksi internet yang stabil karena pemrosesan dilakukan secara cloud.
- Akurasi bukan 100%: Seperti semua teknologi pengenalan suara, My Notes masih memiliki keterbatasan dalam menangani aksen regional, istilah asing, atau pembicaraan yang terlalu cepat.
Kesimpulan
Fitur My Notes di Zoom adalah alat yang benar-benar membantu, asalkan dikonfigurasi dengan tepat sejak awal. Dua pengaturan yang paling menentukan kualitas hasilnya adalah pilihan mikrofon dan pengaturan bahasa — keduanya harus disesuaikan sebelum sesi dimulai.
Kemampuan merangkum rapat dengan satu klik merupakan nilai tambah yang signifikan untuk produktivitas tim, sementara fakta bahwa fitur ini dapat digunakan di luar konteks rapat Zoom — seperti saat menonton podcast atau dokumenter di YouTube — menjadikannya alat yang jauh lebih serbaguna dari yang awalnya kami bayangkan.
Bagi Anda yang belum mencoba fitur ini, kami sangat merekomendasikannya. Luangkan beberapa menit untuk mengkonfigurasi pengaturan audio dan bahasa dengan benar, dan Anda akan merasakan sendiri manfaatnya dalam rutinitas kerja sehari-hari.

